Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

Sudah pernah minum wedang uwuh ?

Jika belum. Anda harus benar-benar coba minum salah satu minuman herbal kesehatan ini.

Selain menghangatkan, ternyata minuman kesehatan ini menawarkan banyak khasiat untuk tubuh, salah satunya untuk membantu mengobati asam lambung dan maag.

Benarkah ?

Penasaran ?

Mari kita ungkap rahasia dibalik keajaiban wedang uwuh ini.

Wikipedia.org menyebutkan bahwa wedang uwuh adalah minuman dengan bahan-bahan yang berupa dedaunan mirip dengan sampah. Dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah.

Wedang uwuh disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum.

Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang. Wedang uwuh ini adalah minuman khas dari Yogyakarta.

Pada awalnya wedang uwuh masih dalam bentuk bahan utuh berupa rempah-rempah asli, tetapi seiring perkembangan zaman dan kebutuhan akan kepraktisan, saat ini wedang uwuh sudah bisa Anda temukan dalam bentuk kemasan.

Dikutip dari laman lifestyle.kompas.com, serutan kayu manis dan cengkih, dijelaskannya, adalah herba yang bersifat hangat, juga bisa memberikan aroma sekaligus sensasi rasa yang unik.

Daun pala yang mengandung saponin, polifenol, dan flavonoid bermanfaat untuk menghilangkan nyeri, meredakan perut mulas karena masuk angin dan melancarkan sirkulasi darah.

Tidak sampai disana, komposisi bahan dasar wedang uwuh lainnya juga ternyata sangat baik untuk membantu mengobati asam lambung, gerd dan penyakit maag.

Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

Resep Wedang Uwuh

Bahan:

  1. 10 gr kayu secang kering serut
  2. 1 ruas jari jahe, bakar sebentar, memarkan
  3. 2 lb daun kayu manis kering
  4. 2 cm kayu manis
  5. 3 lb daun cengkeh kering
  6. 3 lb daun pala kering
  7. 9 butir buah dan batang cengkeh kering
  8. 1 batang sereh, ambil tengahnya yang putih, bakar, memarkan
  9. 2 buah kapulaga
  10. 300 gr gula batu
  11. 1,5 liter air

Cara membuat:

  1. Tuangkan air kedalam panci, masukkan seluruh rempah, jahe bakar, cengkih dan batangnya, daun cengkih, kapulaga, kayu manis, daun kayu manis, daun pala, kayu secang, dan jahe yang sudah dibakar dan dimemarkan sebelumnya.
  2. Masak dengan api sedang, setelah mendidih biarkan selama 15 menit atau sampai harum.
  3. Angkat dan saring
  4. Rebus kembali, tambahkan gula batu dan aduk hingga rata. Angkat.
  5. Hidangkan selagi hangat.

Catatan:

  1. Gula batu bisa diganti dengan gula pasir.
  2. Wedang uwuh juga bisa langsung dikasih gula saat merebus pertama, tanpa disaring terlebih dahulu, melainkan bisa dituang kedalam cangkir ketika akan diminum bersama rempahnya.

Komposisi Wedang Uwuh

  1. Jahe
  2. Kapulaga
  3. Gula batu
  4. Kayu secang
  5. Pala dan daun pala
  6. Akar sereh dan daun sereh
  7. Kayu manis dan daun kayu manis
  8. Cengkih, bunga cengkih, batang cengkih dan daun cengkih

Manfaat Komposisi Wedang Uwuh Untuk Lambung & Maag

Jahe

Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

Akar jahe telah digunakan sebagai obat untuk keluhan pencernaan dalam tradisi pengobatan di India dan Cina.

Teh yang terbuat dari jahe dan suplemen jahe bubuk diketahui dapat membantu meringankan mual, muntah, atau gangguan pencernaan.

Website nourishdoc.com menambahkan unsur aktif jahe diyakini dapat merangsang pencernaan, penyerapan, meringankan sembelit, dan perut kembung dengan meningkatkan aksi otot di saluran pencernaan.

Sifat anti-inflamasi jahe mengurangi peradangan pada pipa makanan. Jahe juga membantu pergerakan makanan melalui usus, sehingga mencegah pembentukan gas.

Minyak atsiri yang terdapat pada jahe adalah senyawa yang efektif untuk meredakan iritasi gastrointestinal. Para ahli juga mengklaim bahwa jahe dapat mengurangi kemungkinan asam lambung mengalir ke kerongkongan.

Kapulaga

Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

Bumbu yang hangat dan bersahaja ini terbuat dari biji tanaman asli India, Bhutan, Indonesia, dan Nepal. Praktisi Ayurvedic menyukainya karena kemampuannya untukmengobati gangguan pencernaan seperti maag dan asam lambung.

Studi kecil yang dilakukan di New Delhi menunjukkan bahwa ekstrak dari kapulaga memang membantu menetralkan asam lambung tinggi.

Kapulaga juga bersifat basa, menjadikannya penangkal asam alami. Sebagai anggota keluarga jahe, kapulaga telah digunakan untuk membuat makanan berat dan asam lebih mudah dicerna selama lebih dari 5.000 tahun.

Kapulaga merangsang pencernaan dan membantu meredakan kejang perut dengan meredakan lapisan dalam lambung. Dengan demikian membantu menangkal efek buruk dari kelebihan asam yang diproduksi di lambung.

Gula batu

Kadar hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan masalah seperti anemia, kulit pucat, pusing, kelemahan dan kelelahan umum. Gula batu membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan juga meregenerasi sirkulasi darah dalam tubuh.

Gula batu sangat kaya akan vitamin esensial, mineral dan asam amino. Vitamin penting, yaitu vitamin B12, sebagian besar ditemukan dalam diet non-vegetarian, dan juga ditemukan di mishri dalam kandungan yang baik.

Gula batu meningkatkan daya ingat dan mengurangi kelelahan mental. Minum segelas susu hangat dengan mishri di waktu malam adalah cara terbaik untuk meningkatkan daya ingat.

Kayu secang

Kayu secang dapat membunuh bakteri, mengurangi pembengkakan, dan menghilangkan rasa sakit. Tanaman ini memiliki banyak kegunaan. Ini memiliki sifat antibakteri dan antikoagulan.

Kayu secang juga mengandung juglone (5-hydroxy-1,4-naphthoquinone), yang memiliki aktivitas antimikroba.

Homoisoflavonoid ( sappanol , episappanol, 3′-deoxysappanol, 3′-O-methylsappanol, 3′-O-methylepisappanol dan sappanone A ).

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan dari ekstrak kayu secang.

Selain itu, kayu secang juga bisa dijadikan sumber alternatif pengganti teh. Ini lantaran di dalam teh terkandung zat adiktif yaitu kafein yang dapat membuat konsumennya ketagihan dan juga meningkatkan resiko dehidrasi. Sedangkan kayu secang sendiri merupakan sumber antioksidan bebas kafein.

Minyak atsiri yang terkandung pada kayu secang juga bersifat antiseptic yang berguna untuk membunuh kuman dan bakteri yang merugikan serta mengatasi masalah pencernaan.

Buah pala

Bagian nutrisi dalam pala dianggap sebagai salah satu bagian tertinggi di antara semua jenis kacang. Buah pala mengandung kalium, zat besi, mangan, tiamin, folat, magnesium, tembaga dan vitamin termasuk B1 serta B6.

Selain itu, saat ini orang juga menggunakan buah pala ini sebagai obat alami untuk berbagai penyakit karena sifat menguntungkan yang beragam seperti psikoaktif, antispasmodik, sifat anti – inflamasi.

Selain itu, pala memiliki kemampuan untuk mempromosikan neurotransmitter serotonin dan dopamin di otak. Ini bisa membantu tubuh dan otak manusia untuk bisa “melawan” depresi dan kecemasan dalam hidup.

Pala memiliki berbagai sifat yang bermanfaat untuk saluran pencernaan Anda.

Pertama-tama, kandungan seratnya dapat membantu meningkatkan proses pencernaan dengan menginduksi kontraksi peristaltik otot polos usus.

Kedua, itu juga bisa merangsang sekresi enzim pencernaan dan banyak lambung.

Sebagai hasilnya, ini dapat memperbaiki masalah pencernaan kronis yang Anda hadapi sejak lama. Selain itu, tingginya jumlah minyak esensial yang terkandung dalam pala memiliki efek karminatif pada sistem pencernaan.

Daun sereh

Sereh membantu mencegah pertumbuhan beberapa bakteri dan ragi.

Sereh mengandung zat yang dianggap bisa meredakan rasa sakit dan bengkak, mengurangi demam, meningkatkan kadar gula dan kolesterol dalam darah, merangsang rahim dan aliran menstruasi, serta memiliki sifat antioksidan.

Sereh juga membantu menenangkan perut Anda dan menjaga fungsi pencernaan Anda tetap terkendali. Ini mengandung komponen yang disebut citral yang membantu mencerna makanan.

Tanaman sereh telah digunakan sebagai obat kuno untuk semua masalah perut dalam pengobatan Cina seperti kembung , sembelit atau gangguan pencernaan.

Mengonsumsi serai secara teratur bisa melawan bakteri buruk dan parasit yang menyebabkan masalah pencernaan seperti konstipasi, diare, kelebihan gas dalam lambung, dan lainnya.

Kayu manis

Kayu manis membantu menetralkan asam lambung.

Harum, kayu manis memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional untuk membantu kesehatan pencernaan.

Kayu manis juga dikatakan mengandung antioksidan polifenol yang tinggi, bersamaan dengan menyediakan mineral mangan (besi dan kalsium).

San Diego Union-Tribune mencatat bahwa kayu manis memiliki khasiat yang dapat meredakan gangguan pencernaan, perut kembung, mulas, mual dan kram perut.

Peneliti Australia melihat bagaimana kayu manis dapat mempengaruhi produksi gas lambung setelah makan.

Studi tersebut mengungkapkan kayu manis dapat membantu mengurangi sekresi asam lambung dan pepsin (enzim pencernaan) dari dinding lambung setelah makan, yang mengurangi gas CO2, meningkatkan pH, menurunkan panas metabolisme, dan mendinginkan perut Anda.

Semua ini membantu menjaga integritas dinding lambung dan dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Studi sebelumnya telah menunjukkan kayu manis juga memiliki potensi anti-inflamasi, antioksidan dan sifat-sifat scavenging radikal bebas dalam saluran GI.

Cengkeh

Berasal dari negara-negara Asia seperti Indonesia, India, Pakistan, dan bahkan daerah Afrika Timur, cengkeh adalah bumbu yang menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Manfaat-manfaat ini termasuk membantu pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengendalikan diabetes.

Cengkeh juga mengandung sifat anti-mutagenik & anti-mikroba, bersama dengan memerangi penyakit mulut & sakit kepala dan juga dianggap menampilkan sifat afrodisiak.

Menurut Database Nutrien Nasional USDA, nutrisi yang ditemukan dalam cengkeh termasuk karbohidrat, protein, energi dan serat makanan.

Mineral dalam cengkeh termasuk kalium , kalsium , natrium , dan magnesium . Vitamin yang ditemukan di dalamnya termasuk vitamin E , folat, dan niasin.

Herbal ini juga mengandung fosfor, zat besi, seng, vitamin C, thiamin, riboflavin dan vitamin A dan K.

Cengkeh dapat meningkatkan pencernaan dengan merangsang sekresi enzim pencernaan.

Cengkeh juga baik untuk mengurangi perut kembung, iritasi lambung, dispepsia, dan mual. Mereka dapat dipanggang, bubuk, atau diambil dengan madu untuk meringankan gangguan pencernaan.

Terimakasih. Please Like & Share 🙂

Sumber : https://resepcaramemasak.org/resep-wedang-uwuh-khas-yogyakarta

Wedang Uwuh, Rekomendasi Herbal Untuk Mengobati Asam Lambung & Maag

toniiantoniio


Blogger, Writer, Internet Marketer, Herbal Marketer & Laughing


Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: